Awal yang baik untuk membuatku pusing. kata teman-temanku, aku ini enggak bisa bernyanyi. bicara aja fales apa lagi disuruh nyanyi. aduh sungguh kecewa rasanya. aku ingin membuktikan ke mereka kalau aku bisa. tapi, apa itu mungkin??? jangankan itu, setiap aku melantunkan sebuah lagu, padahal lagu itu belum sampai selesai aku nyanyikan, mereka udah protes duluan..
ngeselin kan? terkadang aku juga berpikir untuk mengetes suaraku, yah suatu hari aku coba rekam suaraku yang lagi nyanyi, aku lupa lagu apa? tapi, yang pasti lagu galau deh. aku bernyanyi dan terus bernyanyi. tanpa ada yang menyuruhku untuk berhenti. bagaimana enggak disuruh berhenti orang aku aja nyanyi nya di toilet, jadi, mana mungkin ada yang dengar. hahahahaha jorok yah aku..?? setelah, beberapa menit aku bernyanyi. akhirnya aku selesai juga dan saat itu juga aku keluar dari toilet dan langsung mencari tempat yang aman serta sepi sehingga enggak ada satu orangpun yang akan dengar rekamanku. aku duduk dibawah pohon mangga didekat rumahku. lalu ku putar rekamanku. awalnya bagus, lalu terus kudengarkan. entah apa yang ada dibenakku. rekamanku itu langsung ku hentikan dan ku hapus. ya allah, beneran ternyata kata teman-temanku suaraku hancur dan seperti orang yang sedang menangis. waduh kacau banget pikiranku saat itu. pokoknya aku enggak mau bernyanyi lagi. untung aja aku enggak ikut ekskul paduan suara. kalau aku ikut, mungkin aku hanya sebagai perusak suara bukan malah membantu suara yang lain..... :(
ngeselin kan? terkadang aku juga berpikir untuk mengetes suaraku, yah suatu hari aku coba rekam suaraku yang lagi nyanyi, aku lupa lagu apa? tapi, yang pasti lagu galau deh. aku bernyanyi dan terus bernyanyi. tanpa ada yang menyuruhku untuk berhenti. bagaimana enggak disuruh berhenti orang aku aja nyanyi nya di toilet, jadi, mana mungkin ada yang dengar. hahahahaha jorok yah aku..?? setelah, beberapa menit aku bernyanyi. akhirnya aku selesai juga dan saat itu juga aku keluar dari toilet dan langsung mencari tempat yang aman serta sepi sehingga enggak ada satu orangpun yang akan dengar rekamanku. aku duduk dibawah pohon mangga didekat rumahku. lalu ku putar rekamanku. awalnya bagus, lalu terus kudengarkan. entah apa yang ada dibenakku. rekamanku itu langsung ku hentikan dan ku hapus. ya allah, beneran ternyata kata teman-temanku suaraku hancur dan seperti orang yang sedang menangis. waduh kacau banget pikiranku saat itu. pokoknya aku enggak mau bernyanyi lagi. untung aja aku enggak ikut ekskul paduan suara. kalau aku ikut, mungkin aku hanya sebagai perusak suara bukan malah membantu suara yang lain..... :(