Minggu, 12 Mei 2013

Friend or LOve


http://iniideku.files.wordpress.com/2012/08/kartun.jpg?w=300&h=300

Cinta telah membuatku buta akan semuanya. Cinta yang kini aku alami telah menyakiti temanku. Kini aku telah bersamanya, dia yang kamu sukai. Aku tak mengerti mengapa aku melakukan ini terhadapmu. Aku salah. Aku minta maaf. Tapi, inilah perasaanku, perasaan sayangku padanya. Dan dia pun menyayangiku seperti kamu menyayangi.
Aku dan kamu telah menjalin persahabatan yang lama dan cukup lama. Namun, aku tak ingin menyakitimu. Meski aku tahu, aku telah menyakitimu. Kini dan nanti aku merasa bersalah akan perasaan yang aku alami ini. Awalnya memang aku tak menyukainya dan bukan dia yang aku sukai. Namun, ketika dia selalu ada untukku, membuatku tersenyum, dan selalu membuatku mengerti akan arti hidup ini. Saat itulah perasaan ini muncul. Maafkan aku sahabatku. Aku menyesalinya saat ini.
Disaat kamu selalu membicarakan tentangnya dihadapanku. Aku membalasnya dengan senyuman, yang semua itu hanyalah sandiwara saja.
Kamu selalu bilang tak bisa pisah darinya. Kamu selalu menginginkannya. Kamu selalu ingin dekat dan tak ingin jauh darinya. Itu membuatku merasa bersalah padamu. Apa yang haru aku lakukan saat ini??
Aku bingung mesti berbuat apa? Seandainya waktu bisa berulang kembali. Aku tak akan pernah menerimanya untuk menjadi pasanganku. Tapi, waktu terus berjalan tak mungkin di hentikan. Dan aku hanya menangis di tengah penyesalanku padamu. Sahabatku.... :(
Setiap malam hari nya. air mataku menetes membasahi pipiku yang mungil. Air mata penyesalan, yang selalu membanjiri hari-hariku. Aku menatap bulan dan bintang di langit. Serasa aku ingin kesana melepas semua masalah dan beban dihidupku. Masalah persahabatan atau cinta yang harus aku lewati. Masalah perasaanku yang tak terbalas. Dan masalah lainnya. Mungkin jika aku melakukan hal itu, teman-temanku akan beranggapan bahwa aku pengecut. Dan aku memang pengecut. Di pikiranku hanya ada kata "Larilah dari Masalahmu" tak ada pikiranku yang membuatku semangat untuk menghadapi masalah itu. KIan hari, aku selalu ingin lari dan pergi jauh. meninggalkan semua teman-temanku. Termasuk sahabat yang telah aku sakiti dan kubohongi dengan sandiwaraku yang sangat sangat tak bisa kupertahankan lagi. Jauh didalam lubuk hatiku, ingin mengatakan sejujurnya pada dia. Namun, keberanian itu hanya di mulutku saja. Setelah melihatnya tersenyum membicarakan pasanganku yang dia sukai, hatiku tak kuasa untuk menangis. Untuk saat itu juga aku memutuskan untuk tak lagi mendengarkannya curhat tentang pasanganku. Aku jahat, memang aku sangat jahat. Dan orang paling jahat didunia adalah aku. Jahat akan perasaan ini terhadapnya. Maafkan aku sahabatku. Aku tak akan membiarkanmu mengetahui yang sebenarnya. Biarlah waktu yang berbicara. Biarlah kamu mengetahuinya sendiri tanpa aku yang berbicara padamu....
Akan ada waktu yang tepat untukmu mengetahuinya. Maaf :( :(