HATI yang
kosong.
Langit
mendung memandang.
Angin
bertiup kencang.
Aku pun
merapatkan jaket yang kukenakan, namun tubuhku yang mungil tetaplah mengigil. Ini
bukan karena angin yang kencang itu, tetapi karena saat ini aku merasakan
perasaan yang aneh. Sepertinya saraf-saraf otakku sedang tak berfungsi. Aku tak
bisa melihat, mendengar ataupun merasakan sesuatu yang kini menghampiriku.
Hanya rasa
sakit yang kurasakan. Itu yang bisa kurasakan. Sangat sakit sekali..... :(
Ketika
semuanya pergi, hanya ada aku yang berdiri sendiri. Dan saat aku ingin pergi
tak ada satupun yang menghampiriku. Apa ini salahku? Atau malah ini takdirku?
Semua itu hanya sebuah pertanyaan dalam hatiku, yang belum dapat aku temukan
jawabannya. Hingga saat ini aku terus merasa sakit. Sakit yang tak tahu kapan
akan berakhir.???
Sakit yang tak tahu kapan akan meninggalkan diriku. Namun,
disaat inilah yang ku nantikan dirinya. Kudampakan dia untuk ada disampingku,
sampai nyawa ini sudah tak ada lagi.
Saat indah
bersamanya selalu ada dibenakku. Ketika dia memeluk dengan penuh cinta, dan
berkata manis dihadapanku. Itu semua tak mudah untuk aku hilangkan begitu saja.
Sakit yang kini kurasakan hanya dapat aku pertahankan untukknya. Untuk menanti
dia, untuk mengatakan padanya bahwa aku sangat tak ingin melupakannya. Walaupun
aku akan tiada untuk selamanya, hanya cinta dan kenangan ini yang kupunya untuk
dirinya. Aku ingin perasaan ini harus berhenti di kamu. Lupakan aku, dan tuh
mungkin kebahagianmu. Sesaat aku pergi kebahagianku juga akan pergi. Terima
kasih kesakitan ini akan aku rasakan sendiri saja. Tak ingin aku melihatmu
merasakannya juga. Terima kasih untuk semuanya... ^__^