Pernah enggak yah dia merasakan jatuh cinta padaku?
Pernah enggak yah dia pengen jadi pacarku?
Pernah enggak yah dia memimpikan aku?
Pernah enggak yah dia mengharapkan cintaku?
arghhhh..... pernah, pernah, pernah........
Kata itu hanya "PERNAH". Belum ada benarnya. Kenapa sih dia enggak berpikiran seperti yang aku pikirkan. Memangnya aku enggak boleh yah jatuh cinta padanya. Walaupun aku tahu nantinya di akan menolakku. Tetapi, untuk sebuah harapan boleh kan?
Aku menginginkan nya, tapi dia tak menginginkanku. Aku mencintainya, tapi dia enggak mencintaiku.
UUUHhhhhhh.... menyebalkan bukan? Serasa cinta tak terbalas. Padahal memang enggak terbalas sih. Galau habis deh pokoknya kalau teman-teman sekalian jadi seperti aku. Cinta yang aku idam-idamkan dengannya hanya sebuah harapan mati untuknya. Mungkin saat ini dia tak melirikku. Tetapi, untuk waktu yang akan datang pasti dia juga enggak akan melirikku... Nah kan, tambah galau aku nya.
Hmmm... bisa enggak yah, perasaan galau ini berubah? Bisa, asalkan dia menjadi milikku.. huuuhhh serasa kaya aku mengharapkannya banget nih. Memang yah sih. Tapi, kaya cwe enggak laku aja aku nih. Arghhhh... serba salah jadinya. Pengen mendapatkan cintanya, tapi dibilang enggak tahu diri. Disisi lain aku juga enggak terlalu berharap dia membalas cintaku sih. Asal dia udah tahu aku suka dan mencintai nya mungkin itu udah cukup buatku. Biar waktu yang akan berbicara. Apakah aku dan dia akan berjodoh atau malah sebaliknya??? -__-